Kesehatan mental ibu di masa kehamilan dan pascapersalinan begitu rentan. Perhatian dan pendampingan dari orang terdekat serta dukungan sosial, akan sangat membantu melewati masa-masa itu. Kendati demikian, kesehatan mental ibu kerap diabaikan bahkan di nomor sekian kan oleh orang-orang terdekatnya sendiri.
Kasus polisi wanita di Mojokerto, Jawa Timur, yang membakar suaminya, Sabtu (8/6/2024) lalu, jadi pelajaran penting terkait kesehatan mental ibu pascapersalinan. Briptu FN (28), pelaku kasus ini, disebut kesal dengan tabiat suaminya yang ketagihan bermain judi online. Korban yang juga merupakan anggota polisi, Briptu RDW (27), disebut menghabiskan uang kebutuhan keluarga untuk berjudi.
Di sisi lain, diduga FN mengalami depresi pascapersalinan yang dipicu kondisi sindrom baby blues. FN baru saja kembali masuk kerja setelah selesai cuti melahirkan. Belum lama ini FN melahirkan bayi kembar, sementara anak pertamanya masih berusia 2 tahun. Saat kejadian, anak-anaknya tengah berada dalam pengawasan asisten rumah tangga.
Psikolog klinis, Veronica Adesla, menyatakan bahwa proses persali





